Komitmen Subdit Resmob Tangkap Pelaku Kejahatan

Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berkomitmen menangkap tersangka tindak kejahatan begal rekening, sekalipun harus melewati medan yang berbahaya.

Terungkapnya kasus begal rekening oleh subdit Resmob ditreskrimum Polda Metro Jaya memang tidak mudah, Medan tempat tersangka bereaksi memang sangat menantang.

Kompol Maulana Mukarom Menerangkan “memang kesulitannya bagi kami betul-betul mempunyai pengalaman yang sangat sangat amat berarti”.

Bahwa 1 Medan berat situasi jalan yang cukup menantang terus lokasinya itu memang penuh tantangan dan alhamdulillah kemarin dari subdit Resmob Polda Metro Jaya kamu berhasil melakukan penggerebekandan penangkapan di posko di tengah hutan

“Sekarang kejahatan ini makin canggih dari daerah aja bisa menjebak banyak korban jiwa tetap hati-hati dan waspada terhadap data perbankan anda”.Tutupnya.

Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil ungkap Kasus Penipuan Modus Rekening Diretas

Keberhasilan subdit resmob ditreskrimum polda metro jaya terkait pengungkapan Kasus penipuan dengan modus social engineering masih marak terjadi.

Kompol maulana mukarom kanit 2 resmob ditreskrimum polda metro jaya menjelaskan Baru-baru ini Ditreskrimum Polda Metro Jaya mendapatkan laporan dari korban dengan modus akun bank diretas/dihack dan melakukan pembelian barang-barang tanpa sepengetahuan korban. Pelaku mengatasnamakan dari bank dan mencoba menawarkan bantuan kepada korban dengan cara memberikan arahan kepada korban untuk membuka aplikasi Whatsapp dari nomor yang telah disebutkan tersangka, kemudian korban menerima link dari nomor tersebut dan diminta untuk memasukan 16 digit nomor kartu debit dan kode OTP ke dalam link.

Lanjut, Setelah menerima adanya laporan dugaan Tindak Pidana dimaksud, Tim Opsnal Unit II dan Timsus I Subdit Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengumpulkan informasi serta alat bukti terkait perkara dimaksud untuk mengungkap kasus tersebut dan menemukan tersangkanya.

“Ada 2 tersangka yang telah ditangkap oleh Tim Opsnal Unit II dan Timsus I Subdit Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Tersangka Inisial M (28) dan RA (33) ditangkap pada hari Rabu, 2 November 2022 di Tulung Selapan, Sumatera Selatan”.ungkap maulana

Berikut tips Untuk sobat Polda Metro Jaya agar sobat tidak menjadi korban penipuan online yang perlu diperhatikan

1 jangan mudah percaya kalau ada nomor telepon yang tidak Anda kenal menghubungi anda biasanya para pelaku mengaku dari pihak bank.

2 jangan pernah memberikan kode otp kepada siapapun karena kalau anda memberikan gampang untuk para pelaku tinggal membuka aplikasi tersebut.

3 jangan pernah mengklik klik apapun karena kalau anda mengklik link apapun yang dikirim oleh pelaku maka data pribadi anda akan diambil oleh pelaku

4 bilamana anda menjadi korban penipuan onlineagar segera untuk membuat laporan.

Bentrokan di Mampang 43 orang jadi tersangka

Tim Gabungan Subdit Resmob dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan kasus bentrokan antar kelompok massa di mampang Jakarta selatan pada Senin 17 Oktober 2022.

Kabid humas polda metro jaya Kombes Pol E. Zulpan  menjelaskan saat konferensi pers di polda metro jaya Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan 43 orang menjadi tersangka kasus bentrokan antara dua kelompok pemuda yang dipicu perebutan penguasaan lahan di Mampang.

Lanjut”Terkait bentrok dua kelompok massa, kita tetapkan 43 tersangka dari kedua belah pihak, penyidik telah melakukan penahanan terhadap seluruh tersangka”.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi menambahkan penetapan tersangka dan penahanan terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam kasus tersebut sebagai bentuk keseriusan petugas menindak aksi premanisme di Ibu Kota dan sekitarnya.”Main hakim sendiri atau eigenrichting tidak di benarkan apalagi dengan mengerahkan massa. Sejatinya ini menjadi peringatan, bahwa segala bentuk premanisme akan kami tindak tegas,” ungkap Hengki.

Adapun para tersangka disangkakan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama dan atau Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan atau Pasal 358 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan luka berat,”tutup Zulpan.

Polda Metro Jaya berhasil menangkap 4 pelaku penganiayaan di Bintaro Jaksel

Jakarta – Petugas gabungan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polsek Pesanggrahan menangkap empat pelaku yang membacok dan menganiaya seorang pria berinisial EYW (26) di Jalan Bunga Lili RT 010 RW 006, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada 4 Agustus 2022 malam. Salah satu tersangka perempuan inisial AB (21 tahun) yang merupakan mantan pacar korban.

Tersangka pertama bernama Adinda Bintang, mantan pacar EYW yang menyuruh dua lelaki lain menganiaya korban di lokasi. Sedangkan tiga pelaku lainnya masing-masing berinisial NPA (19), AMK (20), dan MHF (19). Ketiga pelaku pria itu diketahui merupakan eksekutor pembacokan kepada korban.

Penangkapan pelaku dilakukan jajaran Tim Opsnal Resmob Unit II di bawah pimpinan Kompol Maulana Mukarom.

Hasil penyelidikan polisi menemukan dugaan adanya keterlibatan mantan pacar EYW yang diduga mendalangi pembacokan kepada korban. AB lalu ditangkap oleh polisi pada Kamis (22/9/2022).

AB lalu mengakui perbuatannya dan berdalih menyimpan dendam hingga menyuruh orang lain melakukan pembacokan kepada EYW.

“Penangkapan AB membuka perkembangan penyelidikan kasus tersebut. Tiga pelaku lainnya ditangkap beberapa jam usai AB diringkus,” kata Kasubid Penmas Kompol M. Agung Julianto S.Psi saat menggelar rilis, Jumat (23/9/2022).

Kompol M. Agung Julianto S.Psi mengatakan AB secara khusus meminta bantuan kepada ketiga eksekutor tersebut untuk melakukan pembacokan kepada mantan pacarnya tersebut.

“Jadi si perempuan ini minta tolong ke pelaku, yang kebetulan mantan pacar yang bersangkutan juga,” katanya.

Para pelaku kini telah ditetapkan tersangka dan dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, diancam dengan hukuman 5 tahun penjara. Keempat tersangka kini ditahan di Polda Metro Jaya.

Keroyok dan Curi Harta Suporter Persib, Dua Oknum Suporter Persija di Ringkus Resmob Polda Metro Jaya

Jakarta-Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap pelaku pengeroyokan disertai pencurian yang dilakukan oleh suporter tim sepak bola.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Pol M. Hari Agung Julianto didampingi oleh Kabag Binops dan Penyidik Reskrimum Polda Metro Jaya mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada hari Senin, (25 Juli 2022) yang di Jalan Inspeksi Kalimalang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

“Kedua tersangka dengan inisial JR (22) dan MF (22) dan korban nya adalah dengan inisial AF, laki-laki, kerugian dua unit handphone ujar,” Kompol Agung kepada wartawan, Kamis (4/8/2022).

Dua pelaku yang ditangkap yakni JR (22) yang berperan memukul korban dan MF (22) yang berperan mengambil handphone milik korban.

Lanjut Kompol Agung, pelaku JR dan MF bersama kelompok suporter Persija lain melakukan sweeping terhadap suporter Persib pada hari Senin (25/7/2022) pukul 00.30 WIB menggunakan senjata seperti stick golf, pedang, celurit, dan stick baseball.

“Tersangka JR melihat dua suporter Persib jatuh dari motor karena dipukul oleh suporter Persija lainnya,” ungkapnya.

“Lalu tersangka JR memukul secara asal pada suporter Persib dengan menggunakan alat tersebut sebanyak 1 kali mengenai bagian helm, sehingga korban yang dipukul berlari mengamankan diri meninggalkan sepeda motornya,” tambahnya.

“Lalu MF membuka jok motor milik korban menemukan dua unit handphone,” sambungnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP dengan pidana penjara paling lama 9 tahun,” pungkas Kompol Agung.