KINERJA POLDA METRO JAYA PERIODE TAHUN 2021

Polda Metro Jaya mengelar konfrensi pers akhir tahun 2021, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran mengatkan selama tahun 2021 Jakarta aman. Hal itu disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya di gedung BPMJ Polda Metro Jaya pada hari Kamis, 30 Desember 2021 didampingi Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Hendro Pandowo, Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), serta Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Endra Zulpan.

Kapolda Metro Jaya menyebut tahun 2021 wilayah hukum Polda Metro Jaya relatif aman. Secara umum kasus tindak pidana di wilayah hukum Polda Metro Jaya di tahun 2021 ini berjumlah 32.400 kasus. Kapolda menerangkan bahwa di sepanjang 2021 kasus kejahatan di Ibu kota menurun satu persen. penyelesaian kasus kejahatan meningkat sebanyak 102 persen atau 30.872 kasus dituntaskan Polda Metro Jaya.

Kasus pencurian dan kekerasan (curat) terdapat 1.419 kasus. Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 949 kasus. “Kasus penganiayaan 718 kasus, kasus kejahatan siber (cyber crime) 762 kasus,” terangnya. Penyelesaian kasus kejahatan selama tahun 2021juga naik 102% atau 30.870 kasus. Dalam hal tersebut, Kapolda Metro Jaya mengatakan bahwa artinya semua kasus yang masuk ke Polda Metro Jaya dapat ditindaklanjuti dengan maksimal.

Dalam konfersi pers akhir tahun 2021 ini juga Kapolda Merto Jaya Irjen Pol Fadil Imran memberika plakat sewagai wujud ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu POLRI dalam menyelesaikan kasus dan tugas di lapangan, yaitu pengugkapan kasus pinjaman online (pinjol) dan pemberi solusi atas maraknya balap liar di jakarta yang akhirnya difasilitasi oleh Kapolda Metro Jaya di wilayah ANCOL Jakarta Utara.

Pelaku Perampokan Yang Sempat Viral di Pulogadung Ditangkap!

Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penangkapan dengan membentuk tim gabungan dari Subdit Resmob (Tahbang) dan Subdit Jatanras (Umum). Kasus pencurian tas berisi uang tunai senilai tujuh juta rupiah di ini terjadi pada 7 Desember 2021 lalu.Kelima pelaku beraksi dengan peran masing-masing, yakni memepet mobil dan mengelabui korban, kemudian langsung mencuri uang korban. Dari kelima pelaku baru tiga pelaku yang ditangkap sementara dua orang lagi masih dalam pengejaran polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Endra Zulpan menjelaskan para pelaku merupakan residivis dan dijatuhkan hukuman pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Ketiga pelaku ini dihadirkan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya pada Senin, 27 Desember 2021. “Dua orang DPO masih kita lakukan pengejaran. Kita sudah ketahui lokasinya mudah-mudahan dalam waktu tidak lama kita berhasil tangkap,” katanya.

Ketiga pelaku itu berinisial BI (31), AAM (40), dan MW (43). Ketiganya ditangkap pada Selasa (21/12) dan Rabu (22/12) di daerah Johar Baru, Jakarta Pusat. Penangkapan dipimpin Kasubdit Jatanras (umum) Polda Metro AKBP Awaludin dan Kasubdit Resmob (tahbang) Polda Metro Jaya AKBP Handik Zusen.

Mabuk dan buat Keributan di Jalan, Pengendara ini diamankan Polisi !

Ditreskrimum melakukan kegiatan patroli malam guna menertibkan tempat tempat hiburan malam yang tidak mematuhi aturan pemerintah, yaitu tempat-tempat yang masih melaksanakan kegiatan diatas jam 24.00 WIB. Patroli dipimpin langsung oleh Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Raimond Siagian, yang didampingi oleh Kasubdit Kamneg, Kasubdit Harda, dan Kasubdit Renakta, patroli dilaksanakan di Seputaran Jakarta Selatan.

Kegiatan ini rutin dilaksanan oleh Ditreskrimum guna menekan angka penyebaran COVID-19 dimasa pandemi, pada saat melaksanakn kegiatan patroli, Ditreskrimum mendapati kendaraan yang sedang parkir melintang di jalan dan menabrak pengendara motor roda dua di daerah kemang, lalu anggota tim patroli menghampiri mobil tersebut dan mendapati sekumpulan remaja yang sudah mabuk didalam mobil.

Tim patroli malam Ditreskrimum lansung memberikan pertolongan kepada pendra roda dua dan mengamankan pengendra mobil tersebut, namun pengendara mobil tidak koperatif kepada anggota Ditreskrimum dengan melontarkan cacian kepada anggota Ditreskrimum. Karna suasan makin tidak kondusif dan memicu kemacetan, anggota Ditreskrimum membawa pengendra mobil berserta ke 4 penumpang ke pospol terdekat untuk diproses dan tim patroli malam Ditreskrimum melanjutkan kegiatan patroli disekitar wilkum Jakarta Selatan.

Dalam Waktu 10 Hari, Pelaku Penusukan Ojol Hingga Tewas di Kemayoran berhasil ditangkap !

Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penusukan yang berujung tewasnya driver ojol di Kemayoran, Jakarta Pusat. Pelaku berinisial FS telah berhasil ditangkap.

Penangkapan pelaku ini dilakukan oleh Subdit Tahbang / Resmob Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKBP Handik Zusen, Kompol Resa F Marasabessy, AKP Widy Irawan, AKP Rulian Syauri, AKP Dimitri Mahendra, dan AKP Syaifudin Kanif.

Barang Bukti berupa Sebilah pisau yang digunakan pelaku dalam membunuh korban juga telah disita oleh Subdit Tahbang / Resmob.

“Jadi memang pisau ada di pinggangnya dan memang kebiasaan dia selalu bawa pisau. Dia juga merupakan residivis kasus pengeroyokan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. E Zulpan.

“Ancaman hukumannya 15 tahun penjara. Kami ungkap tanggal 18 Desember 2021. Jadi 10 hari kami ungkap kasus tersebut,” pungkasnya.

” Tim telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan atau penganiayaan yang terjadi pada tanggal 8 Desember 2021 di Kemayoran di depan Hotel Oyo Kemayoran, Jakarta Pusat. Pelaku berhasil kita amankan,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. E Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta.

Tersangka FS kini telah ditahan di Polda Metro Jaya dan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, juncto Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berujung hilangnya nyawa seseorang.