Ditreskrimum Polda Metro Jaya Mengamankan 2 orang Mucikari, terkait kasus eksploitasi anak dibawah umur!

VIDEO SUBDIT RENAKTA SAAT MENGAMANKAN 2 TERSANGKA MUCIKARI TERKAIT KASUS EKSPLOITASI ANAK DIBAWAH UMUR

Unit 4 Subdit Renakta Direktorat Reserse Umum Polda Metro Jaya  menangkap 2 tersangka inisial IM (24) dan FO (22) sebagai joki/mucikari, terkait eksploitasi anak di bawah umur alias ABG di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 18 Maret 2022. Kedua mucikari menjual ABG tersebut ke pria hidung belang.

Kasubdit Renakta Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto menyampaikan kedua tersangka melakukan tindak pidana persetubuan anak di bawah umur atau eksploitasi anak yang mengambil keuntungan dari usaha prostitusi.

“Korban anak di bawah umur ada 5 orang berinisial  SR (17), FM (17), DM (17), AOS (17) dan FAY (16). Korban awalnya mendapat tawaran untuk bekerja melayani tamu (namun tidak menjelaskan lebih dalam pekerjaannya) melalui media sosial Facebook dengan iming-iming staycation dan dapat melakukan kredit HP, apabila ikut bergabung,” terang Kasubdit Renakta AKBP Pujiyarto, Kamis (24/3/2022).

Selanjutnya pada saat korban tertarik, korban mengirimkan pesan melalui Facebook terhadap akun yang menawarkan pekerjaan.

“Korban dijemput menggunakan ojek online yang dipesan oleh rekan pelaku, dari rumah korban menuju ke kos-kosan dengan biaya ditanggung oleh pelaku,” tutur AKBP. Pujiyarto.

Kemudian korban berkenalan dengan pelaku IM yang berperan sebagai mucikari dan menjelaskan bahwa pekerjaan yang akan dilakukan korban adalah sebagai wanita pesanan yang bertugas melayani hubungan badan dengan laki-laki.

“Di dalam kamar kos-kosan korban bergabung dengan 2 atau 3 wanita lainnya. Korban diwajibkan melayani tamu 1 hari minimal 5 orang dalam sehari dan akan menerima gaji seminggu sekali,” kata AKBP. Pujiyarto.

Korban ditawarkan melalui aplikasi Pesan Singkat “Michat” oleh IM dan FO yang bekerja dari pukul 16.00 wib sampai 24.00 wib di kos-kosan tersebut. Korban ditawari dengan harga 250.000 hingga 300.000, dan diberi gaji sebesar  Rp 1 juta seminggu sekali,” ujar Pujiyarto.

Pada sekitar tanggal 14 Maret 2022 ayah dari salah satu korban mendapatkan informasi dari teman korban, bahwa anaknya jangan diperbolehkan untuk pergi keluar dari rumah, karena aktivitas anak korban diluar adalah sebagai wanita pesanan, atas informasi tersebut ayah korban melapor ke Polda Metro Jaya.

Tersangka dijerat Pasal 88 Jo 76 UU RI No.17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara 10 tahun dan Pasal 506 KUHP barang siapa menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikanya sebagai pencarian, diancam dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun.

DITRESKRIMUM PMJ LAUNCHING BUKU PANDUAN PENANGANAN KASUS KEKERASAN PEREMPUAN DAN ANAK PERTAMA DI INDONESIA.

Ditreskrimum Polda Metro Jaya meluncurkan buku panduan dan bimbingan standar oprasional prosedur (SOP) penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak yang diresmikan oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen. Pol. Dr. Drs. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si. di Gedung BPMJ, Mapolda Metro Jaya, Selasa (15/2).

Kapolda Metro Jaya mengatakan, diterbitkannya buku ini seiring dengan maraknya kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Hal ini perlu mendapat penanganan khusus. “Saya berharap dengan terbitnya buku ini kasus-kasus viktimisasi sekunder yang sering terjadi di kantor-kantor kepolisian dalam bentuk pengabaian laporan, dalam bentuk kurang sensitif dalam pencarian barang bukti tidak terjadi lagi,” kata Kapolda Metro Jaya.

Di terbitkan buku ini karna masih banyak anggota polri yang masih memahami betul cara penanganan kasus perempuan dan anak. Sehingga buku ini diharapkan menjadi panduan untuk para penyidik yang kesulitan dalam menangani kasus yang berhubungan dengan perempuan dan anak.

Direktur DITRESKRIMUM Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan kasus pada perempuan dan anak perlu perlakuan yang berbeda. Dengan diluncurkannya buku panduan ini bisa menjadi pedoman bagi unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dalam menangani kasus.”Karena perlakuan berbeda maka disusunlah buku standar operasional prosedurnya yang ini nanti akan menjadi pedoman bagi pelaksanaan tugas unit-unit PPA di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

KINERJA POLDA METRO JAYA PERIODE TAHUN 2021

Polda Metro Jaya mengelar konfrensi pers akhir tahun 2021, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran mengatkan selama tahun 2021 Jakarta aman. Hal itu disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya di gedung BPMJ Polda Metro Jaya pada hari Kamis, 30 Desember 2021 didampingi Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Hendro Pandowo, Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), serta Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Endra Zulpan.

Kapolda Metro Jaya menyebut tahun 2021 wilayah hukum Polda Metro Jaya relatif aman. Secara umum kasus tindak pidana di wilayah hukum Polda Metro Jaya di tahun 2021 ini berjumlah 32.400 kasus. Kapolda menerangkan bahwa di sepanjang 2021 kasus kejahatan di Ibu kota menurun satu persen. penyelesaian kasus kejahatan meningkat sebanyak 102 persen atau 30.872 kasus dituntaskan Polda Metro Jaya.

Kasus pencurian dan kekerasan (curat) terdapat 1.419 kasus. Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 949 kasus. “Kasus penganiayaan 718 kasus, kasus kejahatan siber (cyber crime) 762 kasus,” terangnya. Penyelesaian kasus kejahatan selama tahun 2021juga naik 102% atau 30.870 kasus. Dalam hal tersebut, Kapolda Metro Jaya mengatakan bahwa artinya semua kasus yang masuk ke Polda Metro Jaya dapat ditindaklanjuti dengan maksimal.

Dalam konfersi pers akhir tahun 2021 ini juga Kapolda Merto Jaya Irjen Pol Fadil Imran memberika plakat sewagai wujud ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu POLRI dalam menyelesaikan kasus dan tugas di lapangan, yaitu pengugkapan kasus pinjaman online (pinjol) dan pemberi solusi atas maraknya balap liar di jakarta yang akhirnya difasilitasi oleh Kapolda Metro Jaya di wilayah ANCOL Jakarta Utara.

Mabuk dan buat Keributan di Jalan, Pengendara ini diamankan Polisi !

Ditreskrimum melakukan kegiatan patroli malam guna menertibkan tempat tempat hiburan malam yang tidak mematuhi aturan pemerintah, yaitu tempat-tempat yang masih melaksanakan kegiatan diatas jam 24.00 WIB. Patroli dipimpin langsung oleh Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Raimond Siagian, yang didampingi oleh Kasubdit Kamneg, Kasubdit Harda, dan Kasubdit Renakta, patroli dilaksanakan di Seputaran Jakarta Selatan.

VIDEO KEGIATAN PATROLI TEMPAT HIBURAN MALAM YANG MELANGGAR PERATURAN JAM OPERASIONAL

Kegiatan ini rutin dilaksanan oleh Ditreskrimum guna menekan angka penyebaran COVID-19 dimasa pandemi, pada saat melaksanakn kegiatan patroli, Ditreskrimum mendapati kendaraan yang sedang parkir melintang di jalan dan menabrak pengendara motor roda dua di daerah kemang, lalu anggota tim patroli menghampiri mobil tersebut dan mendapati sekumpulan remaja yang sudah mabuk didalam mobil.

Tim patroli malam Ditreskrimum lansung memberikan pertolongan kepada pendra roda dua dan mengamankan pengendra mobil tersebut, namun pengendara mobil tidak koperatif kepada anggota Ditreskrimum dengan melontarkan cacian kepada anggota Ditreskrimum. Karna suasan makin tidak kondusif dan memicu kemacetan, anggota Ditreskrimum membawa pengendra mobil berserta ke 4 penumpang ke pospol terdekat untuk diproses dan tim patroli malam Ditreskrimum melanjutkan kegiatan patroli disekitar wilkum Jakarta Selatan.