Atusias Warga Mengikuti Vaksinasi Booster Di Masjid Raya KH. HASYIM ASY’ARI JAKARTA BARAT

Ditreskrimum Polda Metro Jaya membuka gerai vaksinasi booster di Masjid KH Hasyim Asy’ari ,Cengkareng, Jakarta Barat. Kegiatan ini digelar olah Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada hari senin 4 april 2022 pukul 16.30 sampai denagan 22.00 Wib. Ditreskrimum Polda Metro Jaya menyiapkan 1000 dosis pelaksanaan vaksin booster gratis kepada masyarakat ini mengundang antusias masyarkat terlebih masyarakat yang sudah melaksanakan vaksin mendapat minyak goreng gratis.

Banyak juga masyarakat yang merasa terbantu oleh kehadiran vaksinasi yang digelar oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya dikarnakan tempatnya yang mudah dijangkau oleh masyarakat dan pelaksanaanya di lakukan menjelang buka puasa sampai pada saat selesai solat tarawih. pelaksanaan ini juga ditinjau lagsung oleh Dir Krimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, S.IK, M.Sos.

Kegiatan ini di hadiri 356 orang peserta vaksin dengan rincian 354 orang tervaksin dan 2 orang gagal melakukan vaksin dikarnkan kendala hamil dan ketersediaan dosis ke 2 habis . kegiatan ini berjalan lancar sampai dengan selesai dan masyarakat yang melaksanakan vaksin merasa terbantu dengan adanya Vaksinasi booster presisi Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Ditreskrimum Polda Metro Jaya Membuka Gerai Vaksin Booster Di Stasiun Pasar Senen Mengundang Antusias Masyarakat Untuk Vaksin

Ditreskrimum Polda Metro Jaya membuka gerai vaksinasi booster di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Dalam kegiatan ini Ditreskrimum Polda Metro Jaya menyiapkan 500 dosis per hari yang dilaksanakan pada tangga 2 april 2022 dan 3 april 2022 pukul 08.00 Wib samapai dengan 15.00 Wib. Pelaksanaan vaksin booster gratis kepada masyarakat ini mengundang antusias masyarkat. vaksinasi ini bisa diperoleh bagi masyarakat umum yang tak memiliki tiket kereta api. Program vaksinasi ini diharapkan mudik lebaran mendatang masyarakat jauh lebih aman dari penyebaran Covid-19 agar masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman.

Vaksinasi ini juga dihadiri oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran , M.Si. yang didampingi oleh oleh DIR Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, S.IK, M.Sos.. Beliau memantau langsung kegiatan vaksinasi dan memberi pengarahan kepada masyarakat “Tak perlu memiliki tiket kereta api, yang mau (vaksin) booster datang langsung booster. Ini untuk semua, mereka ke sini bukan sekadar ingin naik kereta, tapi kalau jadi syarat ya silakan”,

Selain itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran , M.Si. melanjutkan agar warga tak perlu ragu untuk menerima vaksinasi di tengah ibadah puasa.”Ada fatwa dari Kementerian Agama yang menyebutkan bahwa vaksin tidak membatalkan puasa. Mulai besok Polda Metro Jaya akan melaksanakan vaksinasi secara masif. Strategi siang hari dan malam hari. Masyarakat tidak perlu pilih-pilih vaksin, semua sama,”

Kegiatan ini di hadiri 245 orang peserta vaksin dengan rincian 240 orang tervaksin dan 5 orang gagal melakukan vaksin dikarnkan kendala tensi tinggi . kegiatan ini berjalan lancar sampai dengan selesai dan masyarakat yang melaksanakan vaksin merasa terbantu dengan adanya Vaksinasi booster presisi Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Polisi Buru Tersangka Lain Dalam Kasus Pembunuhan Karyawati Pabrik Iska Nurrohmah di Bekasi

Video Konferensi Pers Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Sat Reskrim Polres Metro Bekasi

Petugas kepolisian tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi berhasil menangkap dua dari tiga pelaku pembunuh karyawati bernama Iska Nurrohmah (IN) yang terjadi di Kabupaten Bekasi, Selasa 22 Maret 2022 lalu.

Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubid Penmas) Polda Metro, Kompol. Hari Agung Julianto mengatakan, ada tiga orang yang terlibat dalam kasus tersebut, dua diantaranya yang berinisial N (17) dan MR (16) telah dibekuk.

“Jadi tersangka ini ada tiga. Dua sudah diamankan, satu orang tidak ditampilkan karena di bawah umur. Satu orang inisial AS masih DPO,” kata Kompol. Agung di Jakarta, Jumat, 25 Maret 2022.

Kompol. Agung mengungkapkan, kasus tersebut terjadi pada Selasa 22 Maret 2022 sekitar pukul 05.30 WIB di Kampung Tegal Gede, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Namun, karena gagal menemukan kelompok lain untuk diserang, niat jahat para pelaku timbul setelah melihat IN sedang melintas sendirian.

“Korban dipepet dan korban melawan sehingga tersangka membegal korban. Setelah korban teriak minta tolong, pelaku panik sehingga kabur tanpa berhasil mengambil barang-barang milik korban,” tutur Kompol. Agung

Korban yang menderita luka akibat serangan senjata tajam pelaku akhirnya meninggal dunia.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Kepolisian yang langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti.

Setelah menemukan beberapa petunjuk, polisi kemudian mengantongi identitas ketiga orang tersebut. Hingga pada Kamis, 24 Maret 2022 kemarin sekitar pukul 05.00 WIB, tersangka berinisial N ditangkap di kawasan Karangasih, Cikarang Utara.

Kemudian pada hari yang sama, tepatnya pukul 23.40 WIB, giliran tersangka berinisial MR yang berhasil ditangkap di Rawa Sentul, Cikarang Jaya, Kabupaten Bekasi.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dengan persangkaan Pasal 338 tentang pembunuhan dan atau 365 KUHP tentang perampokan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.

Ditreskrimum Polda Metro Jaya Mengamankan 2 orang Mucikari, terkait kasus eksploitasi anak dibawah umur!

VIDEO SUBDIT RENAKTA SAAT MENGAMANKAN 2 TERSANGKA MUCIKARI TERKAIT KASUS EKSPLOITASI ANAK DIBAWAH UMUR

Unit 4 Subdit Renakta Direktorat Reserse Umum Polda Metro Jaya  menangkap 2 tersangka inisial IM (24) dan FO (22) sebagai joki/mucikari, terkait eksploitasi anak di bawah umur alias ABG di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 18 Maret 2022. Kedua mucikari menjual ABG tersebut ke pria hidung belang.

Kasubdit Renakta Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto menyampaikan kedua tersangka melakukan tindak pidana persetubuan anak di bawah umur atau eksploitasi anak yang mengambil keuntungan dari usaha prostitusi.

“Korban anak di bawah umur ada 5 orang berinisial  SR (17), FM (17), DM (17), AOS (17) dan FAY (16). Korban awalnya mendapat tawaran untuk bekerja melayani tamu (namun tidak menjelaskan lebih dalam pekerjaannya) melalui media sosial Facebook dengan iming-iming staycation dan dapat melakukan kredit HP, apabila ikut bergabung,” terang Kasubdit Renakta AKBP Pujiyarto, Kamis (24/3/2022).

Selanjutnya pada saat korban tertarik, korban mengirimkan pesan melalui Facebook terhadap akun yang menawarkan pekerjaan.

“Korban dijemput menggunakan ojek online yang dipesan oleh rekan pelaku, dari rumah korban menuju ke kos-kosan dengan biaya ditanggung oleh pelaku,” tutur AKBP. Pujiyarto.

Kemudian korban berkenalan dengan pelaku IM yang berperan sebagai mucikari dan menjelaskan bahwa pekerjaan yang akan dilakukan korban adalah sebagai wanita pesanan yang bertugas melayani hubungan badan dengan laki-laki.

“Di dalam kamar kos-kosan korban bergabung dengan 2 atau 3 wanita lainnya. Korban diwajibkan melayani tamu 1 hari minimal 5 orang dalam sehari dan akan menerima gaji seminggu sekali,” kata AKBP. Pujiyarto.

Korban ditawarkan melalui aplikasi Pesan Singkat “Michat” oleh IM dan FO yang bekerja dari pukul 16.00 wib sampai 24.00 wib di kos-kosan tersebut. Korban ditawari dengan harga 250.000 hingga 300.000, dan diberi gaji sebesar  Rp 1 juta seminggu sekali,” ujar Pujiyarto.

Pada sekitar tanggal 14 Maret 2022 ayah dari salah satu korban mendapatkan informasi dari teman korban, bahwa anaknya jangan diperbolehkan untuk pergi keluar dari rumah, karena aktivitas anak korban diluar adalah sebagai wanita pesanan, atas informasi tersebut ayah korban melapor ke Polda Metro Jaya.

Tersangka dijerat Pasal 88 Jo 76 UU RI No.17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara 10 tahun dan Pasal 506 KUHP barang siapa menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikanya sebagai pencarian, diancam dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun.

NATALIA YOLANDA KRISWANTO

LAPORAN POLISI : LP/1978/IV/2018/PMJ/DITRESKRIM, TANGGAL 10 APRIL 2018
NO. KTP : NIK 3275086512790022
PENYIDIK : SUBDIT KAMNEG UNIT 3 POLDA METRO JAYA
NO.TLF : 081389444239 (IPDA AGUS AFANDI S.H)

Untuk diawasi / dimintai keterangan / ditangkap / diserahkan ke Subdit Kamneg Unit 3 Polda Metro Jaya Untuk diperiksa sebagai tersangka.

MUFARDIS als MUFARDIS BIN IDRIS

LAPORAN POLISI : LP/4559/VII/YAN.2.5/2020/SPKT/PMJ, TANGGAL 04 AGUSTUS 2020
NO. KTP : NIK 3276101004830005
PENYIDIK : SUBDIT RENAKTA UNIT 3 POLDA METRO JAYA
NO.TLF : 081294504587 (BRIPKA TOMO LUGION)

Untuk diawasi / dimintai keterangan / ditangkap / diserahkan ke Subdit Renakta unit 3 Polda Metro Jaya Untuk diperiksa sebagai tersangka.

Jenderal Polisi Gadungan Duet dengan Istri Lakukan Penipuan, Ternyata Residivis!

Video Pengungkapan kasus Penipuan dengan modus menjadi Polisi Gadungan Berpangkat Komjen Pol

Komisaris jenderal polisi (Komjen Pol) gadungan berinisial YD (58 tahun) ternyata melakukan aksi penipuan bersama dengan sang istri, YS (41 tahun). YD dan YS ditangkap karena mencoba menipu seorang wanita berinisial RPL hingga Rp.1 miliar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan, kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Terungkap jika keduanya juga sudah pernah ditahan karena kasus penggelapan mobil.

“YD pernah ditahan di Bandung, Jawa Barat, karena melakukan penggelapan mobil. Sedangkan sang istri ditahan pada tahun 2021 di Pondok Bambu, Jakarta Timur,” ujar Kombes Zulpan, dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (7/3/2022).

Dalam melancarkan aksi, YD mengaku sebagai Komjen Yahya AH Mudiarto yang bertugas di Mabes Polri.

Modus yang dijalani pelaku adalah dengan cara mengaku memiliki Perjanjian kerjasama sebanyak Rp.30 triliun kepada korbannya. Dana tersebut dikelola perusahaan bernama PT Bintang Timur Perkasa, yang direkturnya dijabat oleh YS.

Korban ketika itu berkenalan dengan pelaku YD dan mengaku mendapatkan proyek pembangunan rest area. Korban disebut bekerja di sebuah peruasahaan swasta. Pelaku mengajukan syarat ke korban jika ingin mendapatkan dana sebesar Rp20 miliar, yaitu wajib menyiapkan dana sebanyak Rp.1 miliar di rekening perusahaan korban, PT Mega Rizky Mandiri.

Selanjutnya pelaku mengatakan akan memberikan sebuah mobil untuk operasional, namun korban harus menyiapkan dan sebanyak Rp.35 juta.

“Jadi ketika dana sudah diberikan kepada pelaku, kendaraan yang dijanjikan belum diberikan kepada korban hingga saat ini,” jelasnya.

Keduanya pun ditangkap di sebuah bank saat akan menandatangani MoU terkait dana Rp1 miliar tersebut. Kedua tersangka kini dikenakan Pasal 372 dan Pasal 378 KHUP tentang Penipuan dan Penggelapan, dengan ancaman pidana 4 tahun.

Subdit Tahbang / Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Tangkap 5 Perampok Ruko di Pancoran Mas Depok

Tim Subdit Tahbang / Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap lima pelaku perampokan rumah toko (Ruko), yang terjadi pada 1 Maret 2022 pukul 03.00 WIB di Jalan Raya Sawangan, Pancoran Mas Kota Depok. Dalam perampokan itu, yang menjadi korban pria inisial FW.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan dari lima tersangka yang diamankan, JS sebagai kapten, dia masuk ke rumah dan mengancam korban. Kemudian, pelaku MS masuk ke rumah mengancam korban.

Sementara pelaku ketiga juga mengancam korban. Sedangkan WJ mengawasi sekitar TKP. Lalu, RS menyediakan alat transportasi dan mengawasi situasi standby di mobil.

“Beberapa barang bukti dua buah linggis, satu rencong, satu kunci tiga, jam tangan, lima handphone, satu mobil yang digunakan, rekaman CCTV. Uang tunai Rp40 juta sisa kejahatan,” kata Kombes Endra Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (4/3/2022).

Para tersangka ia sebutkan menggunakan modus berkeliling dengan roda empat. Dalam berkeliling mereka mengamati ruko yang dianggap bisa dijadikan sasaran dalam pantauan mereka. Apabila sudah ditemukan akan disiapkan rencana, tentunya dengan cara mengambil barang-barang milik korbannya kemudian dibagi rata.

“Di TKP terjadi perampokan terhadap sebuah ruko yang menjual peralatan elektronik. Para tersangka mencari uang yang ada di brankas di dalam ruko tersebut. Kebetulan ada beberapa karyawan, mereka ancam dan takuti,” ujar Kombes Endra Zulpan.

Setelah para karyawan mereka ikat dengan kain sarung yang telah mereka robek menjadi tali. Mereka datang ke lantai 3 ruko yang diketahui merupakan suami istri dan memiliki dan melakukan pengancaman.

Korban pasutri pemilik ruko ketakutan, dan ketika ditanya dimana uang. Istri dari pemilik ruko ketakutan dan menunjuk brankas yang dimiliki.

“Dalam brankas ada yang 140 juta, pengambil uang tersebut. Mereka mengambil handphone milik karyawan karena takut ada yang merekam. Setelah itu melarikan diri dengan kendaraan,” kata Kombes Endra Zulpan.

Hasil perampokan Rp140 juta mereka bagi serta handphone diambil dari karyawan mereka buang. Sang kapten mendapatkan 38 juta, JS 35 juta, MS 27 juga, RS 15 juta, WJ 15 juta. Sisa 10 juta digunakan untuk operasional di antaranya membeli pakaian, menyewa kendaraan, dan membeli narkoba jenis sabu.

“Saat diamankan mereka positif sabu. Ditangkap di beberapa tempat di wilayah Hukum Polda Metro Jaya. Kita jerat dengan Pasal 365 Ayat (2) ke-1 dengan pidana paling lama 12 tahun penjara.Berdasarkan pemeriksaan penyidik, ada beberapa orang sebagai residivis pidana kejahatan yang lain,” pungkas Kombes Endra Zulpan.

Tiga Pelaku Pembegalan di Tol JORR, Dibekuk Subdit Tahbang / Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggulung tiga orang pelaku pembegalan yang terjadi di T ol JORR Jatiwarna, Pondok Melati, Kota Bekasi. Komplotan begal ini saat beraksi terkenal sadis dan tidak segan menganiaya calon korbannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan, korban yang bernama RDS (28 tahun). Ketiga pelaku yang ditangkap adalah DS yang bertugas sebagai eksekutor yaitu melakukan penodongan dengan pisau lipat, BMF sebagai pilot dan ada tukang bakso sebagai penadah yaitu YM.

“Dua pelaku ditangkap di Cipayung Jakarta Timur dan penadah ditangkap di Parung Kabupaten Bogor,” jelas Kombes Zulfan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (4/3/2022).

Kombes Zulfan melanjutkan, sepeda motor hasil pembegalan itu dijual oleh pelaku sebesar Rp2,5 juta, pelaku melakukan aksinya dengan cara mengitu korbannya dan langsung memepet korban dan mengancamnya dengan pisau lipat yang dibawa.

Setelah itu, pelaku langsung melarikan sepeda motor yang dibawa oleh RDS. ”Jadi dia langsung menjualnya ke pedagang bakso, dia beralasan kalau beli motor murah buat berjualan. Jadi membelinya dari para pelaku,” tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, ketiganya di kenakan Pasal 365 KHUP tentang pencurian kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Satu orang Y sebagai penadah kejahatan 480 KHUP paling lama 4 tahun penjara.

KURANG DARI 24 JAM, DITRESKRIMUM POLDA METRO JAYA BERHASIL TANGKAP PELAKU PENGEROYOKAN KETUM KNPI!

Subdit Umum/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku pengeroyokan Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pratama. Kejadian tersebut terjadi di wilayah Cikini, Jakarta Pusat pada hari senin 21 februari 2022 pukul 14.00 W.I.B. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Tubagus Ade Hidayat, S.I.K., M. Sos. didamping Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Endra Zulpan, S.I.K., M.Si. berserta Kasubdit Umum/Jatanras melakuan konferensipers di Mapolda Metro Jaya.

Sejumlah pelaku pengeroyokan itu diketahui melakukan peran masing-masing pengeroyok saat menghajar Haris secara membabi-buta. Tersangka A dia pukul pakai batu, kedua JT pukul korban tiga sampai empat kali di muka korban dengan tangan kosong. Tersangka MS tendang wajah dan badan korban. Tersangka I pukul korban dengan helm,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat S.I.K., M. Sos. dalam konferensi pers, Dari empat pelaku itu, dua pelaku yaitu MS dan JT telah berhasil ditangkap. Sedangkan tersangka A serta I masih buron dan dalam upaya pengejaran.

Dalam kasus ini, para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP ayat 2 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Sementara untuk tersangka SS selaku pemberi perintah turut dikenakan Pasal 55 KUHP Jo Pasal 20 KUHP.Sebelumnya, peristiwa pengeroyokan itu pun telah dilaporkan Haris ke Polda Metro Jaya.