pada 14 September 2018

Jumat, 14 September 2018 08:11 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Setelah beberapa hari melarikan diri, DH, suami yang menembak istrinya, Yunita, akhirnya ditangkap petugas Polres Metro Jakarta Utara. Saat ini DH masih diperiksa intensif di Markas Polres Metro Jakarta Utara.

"Tersangka diamankan di Tanjung Priok Kamis (13/9/2018) siang," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febriansyah di kantornya, Jakarta Utara, Kamis (13/9/2018).

Setelah menembak istrinya, DH melarikan diri. Selama pelarian itu, DH bersembunyi di rumah temannya. "Dia berpindah-pindah dari rumah temannya ke teman yang lain," ucapnya.

DH menembak Yunita dengan senjata air gun (bukan airsoft gun). Ternyata Air gun itu sudah dimilik DH selama 2 tahun. Namun, polisi belum mengetahui asal senjata itu. "Dari hasil interogasi sementara bahwasanya korban sudah cukup lama dalam artian sekitar dua tahun dia memiliki air gun tersebut," ujar AKBP Febriansyah.

AKBP Febriyansyah mengatakan air gun yang dimiliki DH itu tidak berizin dan masih ilegal. Air gun itu kerap dibawa DH kemana-mana. Kini polisi masih menyelidiki asal air gun tersebut. "Untuk saat ini ilegal, tidak ada surat-surat. Air gun sekarang masih kami selidiki asal mulanya dari mana, dalam proses penyidikan nanti akan kami kembangkan," ucapnya.

DH tega menembak istrinya Yunita karena menjatuhkan sepeda motornya. Yunita ditembak tiga kali oleh DH dengan air gun. Akibatnya, Yunita mengalami luka parah di bagian dada.

Kapolsek Metro Tanjung Priok, Kompol Supriyanto menambahkan, awal kejadian Yunita meminta dijemput DH dari tempat kerjanya di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Namun DH menolak dengan alasan merasa tidak enak badan. Yunita kemudian memutuskan pulang sendiri. Sesampainya di rumah, Yunita mendapati DH tengah nongkrong bersama temannya tak jauh dari rumahnya.

 "Terus istrinya ngamuklah, si suami juga marah, akhirnya langsung ditembak sama suaminya," ujar Kapolsek.

Kapolsek juga mengatakan DH yang menembak istrinya, Yunita, pernah berurusan dengan kepolisian. DH pernah ditangkap polisi karena kasus narkoba. "Dia (pelaku) tuh pernah kita tangkep juga karena narkoba," kata Kapolsek.

sumber:PUSKOMINFO

Comments(30)

Sean on 23 May 2015, 10:40AM

Cras sit amet nibh libero, in gravida nulla. Nulla vel metus scelerisque ante sollicitudin commodo. Cras purus odio, vestibulum in vulputate at, tempus viverra turpis.

Strong Strong on 21 May 2015, 11:40AM

Cras sit amet nibh libero, in gravida nulla. Nulla vel metus scelerisque ante sollicitudin commodo. Cras purus odio, vestibulum in vulputate at, tempus viverra turpis.

Emma Stone on 30 May 2015, 9:40PM

Cras sit amet nibh libero, in gravida nulla. Nulla vel metus scelerisque ante sollicitudin commodo. Cras purus odio, vestibulum in vulputate at, tempus viverra turpis.

Nick Nilson on 30 May 2015, 9:40PM

Cras sit amet nibh libero, in gravida nulla. Nulla vel metus scelerisque ante sollicitudin commodo. Cras purus odio, vestibulum in vulputate at, tempus viverra turpis.

Leave A Comment