pada 11 Agustus 2017

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta akan ikut dalam razia bersama kepolisian terhadap kendaraan yang pajaknya belum dibayarkan.


Kegiatan tersebut akan berlangsung mulai Jumat (11/8/2017) pada pukul 13.00 WIB. Sebelumnya, dilakukan penandatanganan kerja sama (PKS) antara BPRD, Jasa Raharja, pihak kepolisian, dan Bank DKI di Balai Kota terkait razia ini.

"Razianya akan berlangsung di sembilan lokasi," kata Kepala BPRD DKI Jakarta Edi Sumantri kepada pewarta, Kamis (10/8/2017). Titik razia tersebar di sejumlah wilayah administrasi DKI Jakarta.


Dalam razia nanti, BPRD akan membuka gerai bagi wajib pajak untuk bisa langsung membayarkan pajak kendaraannya di tempat. Pengendara yang terkena razia diwajibkan membayarkan langsung pajaknya di gerai tersebut.

Bagi wajib pajak yang terkena razia dan kedapatan telat membayar PKB, penghapusan denda tidak akan berlaku.

Sementara itu, wajib pajak yang belum membayar PKB selama tiga tahun berturut-turut, kendaraannya akan dikandangkan oleh petugas. "Ini jadi yang pertama kali di Jakarta," kata Edi.

Comments(30)

Sean on 23 May 2015, 10:40AM

Cras sit amet nibh libero, in gravida nulla. Nulla vel metus scelerisque ante sollicitudin commodo. Cras purus odio, vestibulum in vulputate at, tempus viverra turpis.

Strong Strong on 21 May 2015, 11:40AM

Cras sit amet nibh libero, in gravida nulla. Nulla vel metus scelerisque ante sollicitudin commodo. Cras purus odio, vestibulum in vulputate at, tempus viverra turpis.

Emma Stone on 30 May 2015, 9:40PM

Cras sit amet nibh libero, in gravida nulla. Nulla vel metus scelerisque ante sollicitudin commodo. Cras purus odio, vestibulum in vulputate at, tempus viverra turpis.

Nick Nilson on 30 May 2015, 9:40PM

Cras sit amet nibh libero, in gravida nulla. Nulla vel metus scelerisque ante sollicitudin commodo. Cras purus odio, vestibulum in vulputate at, tempus viverra turpis.

Leave A Comment