ORANG HILANG

Informasi Terkait : Anda memiliki informasi yang berhubungan dengan di atas? Segera laporkan kepada kami.

" SAMBUTAN KAPOLDA METRO JAYA "

Peka, Antisipatif, Tegas, dan Humanis
IRJEN POL Dr. GATOT EDDY PRAMONO, M.Si.
KAPOLDA METRO JAYA

Pesatnya perkembangan teknologi dalam bidang informasi dan komunikasi dewasa ini membuat seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati informasi tanpa batas. Peluang ini telah ditangkap dan dimanfaatkan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda ....

S E L E G K A P N Y A     

BERITA TERKINI

Polsek Sukmajaya Tangkap 7 Pelaku Penyekapan dan Perampokan

PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Anggota buser Polsek Sukmajaya meringkus tujuh tersangka, seorang di antaranya wanita yang diduga menyekap dan merampok YH (21 tahun), di daerah Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.Hingga Senin malam kemarin tersangka Barbie Arlifsyani Botani (21 tahun), suaminya Hartono (22 tahun), dan kelima rekannya yaitu Iwan Darmawan (28 tahun), Wahyu Hidayat (19 tahun), Angga Hazhari (20 tahun), M.Zaen Alrasyid (20 tahun), dan Armando Yudho, (19 tahun), masih diperiksa.Warga Cilangkap, Jakarta Timur dan pengangguran ini dibekuk petugas buser dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya Iptu Prihatin di rumah kontrakan di daerah Cilodong.Menurut Kapolsek Sukmajaya, Kompol IGN Bronet Ranapati mengatakan, terbongkarnya kasus penyekapan dan perampokan ini berdasarkan laporan YH warga Kampung Cimpaeun, bahwa dia telah menjadi korban penganiayaan, dan perampokanKasus ini berawal ketika YH berkenalan dengan wanita muda bernama Barbie lewat akun Facebook bulan Februari . Kedunya cepat akrab dan langsung janjian kopdar (kopi darat) atau ketemuan di situ Cilangkap.Kepada YH, Barbie mengaku sudah janda dan mengajak korban ke rumah kontrakannya di Cilodong, Kota Depok.“Korban percaya saja dengan omongan teman wanitanya yang mengaku sudah janda diajak ke rumah kontrakannya. Rupanya semua itu sudah diskenariokan dengan baik. Rupanya Berbie hanya berpura-pura lalu korban dituduh selingkuh oleh suami Barbie ,”ujar Kapolsek.Kapolsek menambahkan di rumah kontrakan tersebut korban dianiaya dengan cara dikeroyok lalu hp dirampas sama pelaku Hartono.“Tidak hanya dianiaya korban juga diperas jika mau dikembalikan motor Mio B 6833 TOP dan HP Xiomi harus membayar uang sebesar Rp2,5 juta. Selain itu juga korban sampai disekap beberapa jam,”katanya.Setelah korban menuruti semua kemauan pelaku, langsung diantarkan oleh pelaku ke daerah Cilangkap. Berdasarkan pengakuan Barbie, wanita cantik berambut panjang ini mengaku disuruh oleh suaminya Hartono untuk mencari korban untuk bisa dikerjai.“Karena pelaku ini tidak bekerja timbul ide jahat untuk menghasilkan uang. Hartono menyuruh istrinya Barbie mencari korban melalui kenalan di media sosial untuk mencari teman selingkuh, setelah itu bilang kalau sudah janda,” jelas Kapolsek lagi.Hasil kejahatan yang diperoleh pelaku, lanjut Kapolsek, digunakan untuk foya-foya dan kebutuhan hidup sehari-hari.Dari tersangka, petugas menyita satu unit motor Mio B 6833 TOP, tiga HP berbagai merek, dan uang tunai Rp.1.500.000 sebagai barang bukti.“Anggota telah memeriksa dua orang saksi dalam kasus ini. Ketujuh pelaku kita jerat pasal berlapis yaitu tindak pidana Curas, Peras dan atau Pengeroyokan sebagaimana di maksud dalam pasal 365 dan atau pasal 368 dan atau pasal 170 KUHP, dengan ancaman pidana diatas 7 tahun,”tutupnya Selengkapnya

Empat Pelaku Komplotan Pencuri Mobil Rental Diringkus Polsek Metro Kebayoran Baru

PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polsek Metro Kebayoran Baru menciduk komplotan pelaku pencurian mobil rental di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mereka berinisial AR, SPJ, SPT, dan MHK, sedang satu pelaku lainnya, NV masih DPO.Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Benny Alamsyah mengatakan, dalam beraksi mereka berpura-pura sebagai penyewa mobil rental.Adapun para pelaku menyewa mobil itu secara satu persatu. "Misal si NV menyewa, lalu AR juga sewa, dan seterusnya. Tapi oleh mereka mobilnya itu dibawa kabur," kata Kapolsek pada wartawan Selasa (26/3/2019).Menurut Kapolsek, para pelaku awalnya menyewa hanya untuk beberapa jam saja, tapi hingga waktu habis tak kunjung kembali dan bisa dihubungi. Bahkan, GPS mobil tersebut pun dimatikan para pelaku."Mobil dijual para pelaku di Jawa Timur dengan harga perunitnya Rp30 juta. Adapun para pelaku mencari sasaran korban penyewaan mobil rentalnya secara acak," ujar Kapolsek.Kapolsek menuturkan, sejauh ini ada sebanyak 13 mobil yang dibawa kabur."Lima mobil sudah kami sita, dan sisanya masih kami kejar sudah diketahui keberadaan mobilnya," ucapnya.Akibat perbuatannya itu, para pelaku dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Selengkapnya

Tim Jaguar Polresta Depok Patroli Indekos yang Kerap Disalahgunakan untuk "Kumpul Kebo"

PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kepala Tim Jaguar Polresta Depok Iptu Winam Agus mengatakan, pihaknya mengincar dua titik indekos di Depok, Jawa Barat, yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak muda berperilaku negatif."Kalau wilayah Pancoran Mas banyak (kos-kosan yang digunakan tempat berkumpulnya anak muda 'kumpul kebo') termasuk di indekos Citayam," ujar Iptu Winam saat dihubungi, Senin (25/3/2019) kemarin.Pihaknya berjanji akan terus berpatroli ke indekos di Depok yang kerap jadi tempat berkumpul para muda-mudi."Agar tidak ada lagi anak muda yang nongkrong-nongkrong melakukan tindakan negatif," katanya.Iptu Winam Agus mengimbau warga sekitar dapat menegur sekelompok anak muda yang menimbulkan keresahan di lingkungannya."Saya minta lingkungan respect menegur bahkan berani mengusir jika ada yang membuat resah sekitar atau melaporkan ke kepolisian setempat," tutur Iptu Winam. Sebelumnya,Tim Jaguar Polresta Depok mendapati sejumlah muda-mudi melakukan perbuatan mesum saat penggerebekan di indekos kawasan Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (25/3/2019) dini hari.Komandan Tim Jaguar Iptu Winam Agus mengatakan, penggerebekan tersebut berawal dari banyaknya informasi warga yang resah banyaknya muda-mudi di indekos tersebut. Selengkapnya

Polres Metro Jakarta Barat Gerebek Home Industry Pembuat Pil Ekstasi Palsu, Dua Pekerja Ditangkap

Selasa, 26 Maret 2019 - 09:53 WIBPUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menggerebek sebuah rumah pembuat narkoba jenis pil ekstasi palsu di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, pada Sabtu, 23 Maret 2019. Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap dua tersangka yakni HB (36 tahun) dan SA (40 tahun) yang diduga sebagai pekerja.Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti berupa ratusan butir ekstasi palsu, serta satu set alat cetak pil ekstasi.”Ada dua orang yang kami tangkap diduga sebagai pekerja," kata Kapolres saat dikonfirmasi, Senin (25/3/2019) sore kemarin.Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz menjelaskan, penggrebekan itu dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya penyalahgunaan narkoba dikawasan tersebut.Kemudian, kata AKBP Erick, tim melakukan penyelidikan, selanjutnya anggota melakukan undercover buy."Kita lakukan under cover buy. Setelah sepakat keduanya melakukan pertemuan di Tambora. Kemudian anggota melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap tersangka dan ditemukan 1 paket besar berisi diduga pil extasi palsu yang berisi 3 paket 225 butir yang disimpan di celana tersangka," paparnya.Berdasarkan keterangan tersangka, ekstasi tersebut terdiri dari bahan paracetamol, bodrex, napsil, dan blau."Dalam pengerjaannya, mereka mengulek atau mencampur bahan-bahan tersebut adalah tersangka HB. Sedangkan yang mencetak pakai spidol adalah tersangka SA," tambahnyaAdapun dalam pengungkapan kasus itu sendiri polisi berhasil mengamankan barang bukti antara lain 1 paket diduga exstasi Palsu besar berisi 3 paket 225 butir, 1 buah cangklong bekas pakai, 9 unit ponsel, 1 buah dompet, 1 buah ulekan penghancur, 1 buah wadah pembuat diduga extasi, dan 1 bungkus blau.Untuk proses hukumnya para pelaku dikenakan undang undang kesehatan Pasal 196 Sub Pasal 197 UURI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman Hukuman Paling lama 15 tahun penjara. Selengkapnya

BERITA TERKINI

Polsek Sukmajaya Tangkap 7 Pelaku Penyekapan dan Perampokan

PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Anggota buser Polsek Sukmajaya meringkus tujuh tersangka, seorang di antaranya wanita yang diduga menyekap dan merampok YH (21 tahun), di daerah Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.Hingga Senin malam kemarin tersangka Barbie Arlifsyani Botani (21 tahun), suaminya Hartono (22 tahun), dan kelima rekannya yaitu Iwan Darmawan (28 tahun), Wahyu Hidayat (19 tahun), Angga Hazhari (20 tahun), M.Zaen Alrasyid (20 tahun), dan Armando Yudho, (19 tahun), masih diperiksa.Warga Cilangkap, Jakarta Timur dan pengangguran ini dibekuk petugas buser dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya Iptu Prihatin di rumah kontrakan di daerah Cilodong.Menurut Kapolsek Sukmajaya, Kompol IGN Bronet Ranapati mengatakan, terbongkarnya kasus penyekapan dan perampokan ini berdasarkan laporan YH warga Kampung Cimpaeun, bahwa dia telah menjadi korban penganiayaan, dan perampokanKasus ini berawal ketika YH berkenalan dengan wanita muda bernama Barbie lewat akun Facebook bulan Februari . Kedunya cepat akrab dan langsung janjian kopdar (kopi darat) atau ketemuan di situ Cilangkap.Kepada YH, Barbie mengaku sudah janda dan mengajak korban ke rumah kontrakannya di Cilodong, Kota Depok.“Korban percaya saja dengan omongan teman wanitanya yang mengaku sudah janda diajak ke rumah kontrakannya. Rupanya semua itu sudah diskenariokan dengan baik. Rupanya Berbie hanya berpura-pura lalu korban dituduh selingkuh oleh suami Barbie ,”ujar Kapolsek.Kapolsek menambahkan di rumah kontrakan tersebut korban dianiaya dengan cara dikeroyok lalu hp dirampas sama pelaku Hartono.“Tidak hanya dianiaya korban juga diperas jika mau dikembalikan motor Mio B 6833 TOP dan HP Xiomi harus membayar uang sebesar Rp2,5 juta. Selain itu juga korban sampai disekap beberapa jam,”katanya.Setelah korban menuruti semua kemauan pelaku, langsung diantarkan oleh pelaku ke daerah Cilangkap. Berdasarkan pengakuan Barbie, wanita cantik berambut panjang ini mengaku disuruh oleh suaminya Hartono untuk mencari korban untuk bisa dikerjai.“Karena pelaku ini tidak bekerja timbul ide jahat untuk menghasilkan uang. Hartono menyuruh istrinya Barbie mencari korban melalui kenalan di media sosial untuk mencari teman selingkuh, setelah itu bilang kalau sudah janda,” jelas Kapolsek lagi.Hasil kejahatan yang diperoleh pelaku, lanjut Kapolsek, digunakan untuk foya-foya dan kebutuhan hidup sehari-hari.Dari tersangka, petugas menyita satu unit motor Mio B 6833 TOP, tiga HP berbagai merek, dan uang tunai Rp.1.500.000 sebagai barang bukti.“Anggota telah memeriksa dua orang saksi dalam kasus ini. Ketujuh pelaku kita jerat pasal berlapis yaitu tindak pidana Curas, Peras dan atau Pengeroyokan sebagaimana di maksud dalam pasal 365 dan atau pasal 368 dan atau pasal 170 KUHP, dengan ancaman pidana diatas 7 tahun,”tutupnya

Empat Pelaku Komplotan Pencuri Mobil Rental Diringkus Polsek Metro Kebayoran Baru

PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polsek Metro Kebayoran Baru menciduk komplotan pelaku pencurian mobil rental di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mereka berinisial AR, SPJ, SPT, dan MHK, sedang satu pelaku lainnya, NV masih DPO.Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Benny Alamsyah mengatakan, dalam beraksi mereka berpura-pura sebagai penyewa mobil rental.Adapun para pelaku menyewa mobil itu secara satu persatu. "Misal si NV menyewa, lalu AR juga sewa, dan seterusnya. Tapi oleh mereka mobilnya itu dibawa kabur," kata Kapolsek pada wartawan Selasa (26/3/2019).Menurut Kapolsek, para pelaku awalnya menyewa hanya untuk beberapa jam saja, tapi hingga waktu habis tak kunjung kembali dan bisa dihubungi. Bahkan, GPS mobil tersebut pun dimatikan para pelaku."Mobil dijual para pelaku di Jawa Timur dengan harga perunitnya Rp30 juta. Adapun para pelaku mencari sasaran korban penyewaan mobil rentalnya secara acak," ujar Kapolsek.Kapolsek menuturkan, sejauh ini ada sebanyak 13 mobil yang dibawa kabur."Lima mobil sudah kami sita, dan sisanya masih kami kejar sudah diketahui keberadaan mobilnya," ucapnya.Akibat perbuatannya itu, para pelaku dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Tim Jaguar Polresta Depok Patroli Indekos yang Kerap Disalahgunakan untuk "Kumpul Kebo"

PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kepala Tim Jaguar Polresta Depok Iptu Winam Agus mengatakan, pihaknya mengincar dua titik indekos di Depok, Jawa Barat, yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak muda berperilaku negatif."Kalau wilayah Pancoran Mas banyak (kos-kosan yang digunakan tempat berkumpulnya anak muda 'kumpul kebo') termasuk di indekos Citayam," ujar Iptu Winam saat dihubungi, Senin (25/3/2019) kemarin.Pihaknya berjanji akan terus berpatroli ke indekos di Depok yang kerap jadi tempat berkumpul para muda-mudi."Agar tidak ada lagi anak muda yang nongkrong-nongkrong melakukan tindakan negatif," katanya.Iptu Winam Agus mengimbau warga sekitar dapat menegur sekelompok anak muda yang menimbulkan keresahan di lingkungannya."Saya minta lingkungan respect menegur bahkan berani mengusir jika ada yang membuat resah sekitar atau melaporkan ke kepolisian setempat," tutur Iptu Winam. Sebelumnya,Tim Jaguar Polresta Depok mendapati sejumlah muda-mudi melakukan perbuatan mesum saat penggerebekan di indekos kawasan Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (25/3/2019) dini hari.Komandan Tim Jaguar Iptu Winam Agus mengatakan, penggerebekan tersebut berawal dari banyaknya informasi warga yang resah banyaknya muda-mudi di indekos tersebut.

Polres Metro Jakarta Barat Gerebek Home Industry Pembuat Pil Ekstasi Palsu, Dua Pekerja Ditangkap

Selasa, 26 Maret 2019 - 09:53 WIBPUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menggerebek sebuah rumah pembuat narkoba jenis pil ekstasi palsu di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, pada Sabtu, 23 Maret 2019. Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap dua tersangka yakni HB (36 tahun) dan SA (40 tahun) yang diduga sebagai pekerja.Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti berupa ratusan butir ekstasi palsu, serta satu set alat cetak pil ekstasi.”Ada dua orang yang kami tangkap diduga sebagai pekerja," kata Kapolres saat dikonfirmasi, Senin (25/3/2019) sore kemarin.Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz menjelaskan, penggrebekan itu dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya penyalahgunaan narkoba dikawasan tersebut.Kemudian, kata AKBP Erick, tim melakukan penyelidikan, selanjutnya anggota melakukan undercover buy."Kita lakukan under cover buy. Setelah sepakat keduanya melakukan pertemuan di Tambora. Kemudian anggota melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap tersangka dan ditemukan 1 paket besar berisi diduga pil extasi palsu yang berisi 3 paket 225 butir yang disimpan di celana tersangka," paparnya.Berdasarkan keterangan tersangka, ekstasi tersebut terdiri dari bahan paracetamol, bodrex, napsil, dan blau."Dalam pengerjaannya, mereka mengulek atau mencampur bahan-bahan tersebut adalah tersangka HB. Sedangkan yang mencetak pakai spidol adalah tersangka SA," tambahnyaAdapun dalam pengungkapan kasus itu sendiri polisi berhasil mengamankan barang bukti antara lain 1 paket diduga exstasi Palsu besar berisi 3 paket 225 butir, 1 buah cangklong bekas pakai, 9 unit ponsel, 1 buah dompet, 1 buah ulekan penghancur, 1 buah wadah pembuat diduga extasi, dan 1 bungkus blau.Untuk proses hukumnya para pelaku dikenakan undang undang kesehatan Pasal 196 Sub Pasal 197 UURI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman Hukuman Paling lama 15 tahun penjara.

LAPORAN MASYARAKAT

Gelegar Hadiah Tahun 2019

Pak / bu Mohon maaf saya ingin menanyakan kebenaran dari kupon ini saya dapat kupon Undian juga beberapa Surat Salah satunya Ada surat kepolisisan, Surat yg mengatas namakan Drs.gunarto.S.H dengan nomor Surat : SKK.541.184/REK/2019 apakah benar keber . . .

Kupon Undian

Pak saya dapat kupon undian dari PT. GARUDA FOOD INDONESIA disini juga ada keterangan dari kepolisan daerah metro jaya yang di sah kan oleh Bpk. Andriansyah .SH. Kombes pol. NRP. 62116998

penipuan

instagram saya telah dihack dan hacker meminta teman-teman saya untuk mentransfer sejumlah uang ke akun 90013099396 atas nama Rizky Hidayatullah Bank BTPN. Saya melihat sudah ada beberapa kasus seperti ini, hacker menghack sosial media seseorang un . . .

Laporan SMS Penipuan

Selamat siang Polda Metro. Tanggal 23 Maret lalu, saya mendapatkan sms penipuan dari pihak yang mengatasnamakan Lazada dengan nomor +6285244721980 yang isinya saya terpilih sebagai pemenang ke 2 dan mendapatkan hadiah Rp 175 juta. Tapi, setelah say

Anarkisme dan premanisme

Bapak ibu polri yth tolong pengendara sepeda motor roda dua yg menganggu konsentrasi pengendara mobil roda empat terganggu sehingga menyebabkan kecelakaan dan pengendara sepeda motor nya yg lebih galak anarkis premanisme melukai pengendara mobil roda . . .

Pengendara sepeda motor roda dua yang seperti premanisme menguasai jalanan

Bapak ibu polri yth mohon tindakan nya kepada para pengendara sepeda motor roda dua yg kebut kebutan dan ugal ugalan di jalanan Bintara raya Bekasi barat

Pencurian handphone xiaomi 5A di stasiun sudirman

Handphone saya dengan nomor IMEI 868417038709066, dicuri di dalam gerbong kereta 2 pada saat berhenti di stasiun sudirman (diduga) orang paruh baya menggunakan jaket hitam berbahan parasut, menggunakan peci gelap, dan salah satu matanya tidak terbuka . . .

PENIPUAN ONLINE

Sy ingin pelaku nya di tangkap kr sudah merugikan sy dg cara menyuruh sy transfer untuk by jaminan atas pinjaman online, adapun pelaku bernama LA MUHARRAM ( hp.+62 812-1177-7479) & SETYO PRAMONO ( hp. 08224366574), di mana pelaku tidak bertanggung j

Indikasi adanya penipuan

https://www.liputan6.com/news/read/3409420/polisi-bekuk-sindikat-penipuan-jual-beli-mobil-bekedok-karyawan-garuda Apakah ketiga pelaku yang masih dalam pencarian sudah tertangkap? Jika boleh mengetahui siapakah nama ketiga pelaku tersebut. Terima ka . . .

Korban Penipuan IT

jadi kemaren ada yg telp ngaku2 org pusat grab nyuruh saya aktifin akun ovo saya, saya ngikut aja tuh, aktifinnya dgn cara tf dulu ke bank nobu trus katanya nanti uangnya masuk ovo, dia minta 900+ buat aktifin doang, saya aktifin akun ovo itu, udah