ORANG HILANG

Informasi Terkait : Anda memiliki informasi yang berhubungan dengan di atas? Segera laporkan kepada kami.

" SAMBUTAN KAPOLDA METRO JAYA "

Peka, Antisipatif, Tegas, dan Humanis
IRJEN POL Dr. GATOT EDDY PRAMONO, M.Si.
KAPOLDA METRO JAYA

Pesatnya perkembangan teknologi dalam bidang informasi dan komunikasi dewasa ini membuat seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati informasi tanpa batas. Peluang ini telah ditangkap dan dimanfaatkan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda ....

S E L E G K A P N Y A     

BERITA TERKINI

Nasib Sembunyi dalam Septic Tank Saat Terpergok Hendak Mencuri di Setu Bekasi

PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Puluhan warga mengepung diduga pelaku pencuri di rumah warga di Kp Serang RT 01 RW 05, Desa Tamanrahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, pada Senin (18/3/2019) tengah malam. Pelaku yang diketahui bernama Nasib, saat terpergok langsung kabur dan bersembunyi di septic tank yang masih dalam area pekarangan warga.Warga yang telah mengepung mencari dan mendapati pelaku sedang bersembunyi di septic tank. "Iya ada kejadian diduga ingin melakukan pencurian, tetapi keburu ketahuan warga. Pelaku bersembunyi tapi diberhasil ditemukan dan diamankan warga," kata Kapolsek Setu AKP Wahid Key, saat dikonfirmasi, Selasa (19/3/2019).Ada pun kronologisnya, kata AKP Wahid, ketika itu, warga bernama Dede Saepulloh melihat pelaku yang diketahui bernama Nasib masuk ke perkarangan warga milik Saipudin. Dede langsung melaporkan kejadian ke Banbinsa dan anggota Polsek Setu."Dede awal lihat diduga pelaku langsung teriak, panggil warga lainnya maupun hubungi aparat setempat. Saat dicari diberbagai sudut ditemuka didufa pelaku ada di sumur kotoran," jelasnya.Anggota Polsek Setu bersama Koramil dan warga kemudian mencari sepeda motor yang digunakan oleh terduga pelaku pencurian. Sepeda motor pelaku pun ditemukan disemak-semak dalam keadaan terjatuh."Setelah berhasil diangkat diduga pelaku ini, anggota polsek mencari sepeda motor milik Nasib dan ditemukan disemak-semak pohon bambu," ungkapnya.Ada pun dalam kejadian ini, tidak ada barang yang hilang di rumah maupun perkarangan warga atau belum ditemukan barang bukti kejahatan yang dilakukan Nasib."Diduga pelaku kita amankan di Polsek untuk pemeriksaan dan penelusuran lebih dalam. Apakah pernah mencuri di lokasi lain. Kalau dilokasi semalam kemugkinan diduga pelaku belum sempat melakukan perbuatan pencurian," paparnya.Satu unit Sepeda motor merek Honda Beat warna hitam Nomor Polisi B- 4641-KKW dimilik laki-laki yang diduga pelaku ikut diamankan di Polsek Setu. Selengkapnya

Para Pembajak Truk Tangki BBM Pertamina Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Rabu, 20 Maret 2019 - 07:56 WIBPUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan lima tersangka kasus pembajakan truk tangki BBM Pertamina yang digunakan untuk demonstrasi di Depan Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (19/3/2019).Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, bahwa dari lima orang yang telah ditetapkan jadi tersangka kasus pembajakan itu satu diantaranya disebut sebagai otaknya yaitu N yang sudah ditetapkan kemarin bersamaan dengan M. Sedangkan tiga pelaku lagi yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka yaitu TK, WH, dan AM.Hingga saat ini, polisi masih memeriksa lima pelaku lagi yang statusnya masih saksi atau belum ditetapkan jadi tersangka. “Masih ada beberapa yang dilakukan pemeriksaan namun hanya sebagai saksi,” ujar Kabid Humas menambahkan, di Jakarta, Selasa (1903/2019).Masih menuturan Kabid Humas, terdapat dua lokasi tempat pembajakan truk. Yaitu di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, dan di Jalan Artha Gading, Jakarta Utara. Saat itu, mobil hendak mendistribusikan solar ke Tol Merak dan Tol Jagorawi.Kabid Humas melanjutkan, tersangka dalam kasus ini kemungkinan masih bisa bertambah, di mana sejauh ini memang masih ada 12 orang lagi yang buron, yang diduga turut terlibat dalam aksi pembajakan itu."Ada sekitar tujuh orang (TKP pertama) sedang kita cari. Ada juga lima orang (TKP kedua). Jadi 12 orang. Kemungkinan bisa bertambah bergantung pengembangan penyidikan. Perannya nanti diketahui saat sudah kita tangkap," jelas Kabid Humas.Menurutnya, barang bukti yang disita antara lain sejumlah handphone dan truk tangki yang mengalami kerusakan. Para pelaku akan dikenakan Pasal 365, 368, 170 KUHPidana dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.Sebelumnya, sejumlah massa ‘Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki’ membajak dua mobil tangki milik PT. Pertamina. Dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu berukuran 32 Kilo Liter (KL). Dalam dua mobil tangki BBM itu berisi biosolar dalam kondisi penuh. Selengkapnya

Dua Orang Terluka Dalam Kebakaran Sebuah Rumah Kontrakan di Koja

Rabu, 20 Maret 2019 - 08:16 WIBPUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sebuah rumah kontrakan berlantai dua di Jalan Mahoni, Lagoa, Koja, Jakarta Utara hangus terbakar, Selasa (19/3/2019) sore pukul 18.30 WIB.Kanit Reskrim Polsek Metro Koja, AKP Andry Suharto menyebutkan, dua orang luka-luka dalam peristiwa tersebut."Dua korban adalah pengontrak di rumah itu. Keduanya alami luka bakar di sekujur tubuh," ujar AKP Andry.Menurut AKP Andry, kedua korban sudah dalam perawatan di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Utara.AKP Andry menjelaskan, kebakaran bermula saat pengantian tabung gas. "Jadi korban sedang memasak bubur dengan menggunakan dua kompor. Kebetulan salah satu kompor kehabisan gas. Saat melakukan penggantian gas, kompor yang lain masih menyala dan menyambar selang gas tersebut," papar AKP Andry."Proses pemadaman mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran," imbuhnya. Selengkapnya

Setelah 5 Tahun Buron, Supir Angkot yang Bunuh Rekannya Ditangkap Polsek Tangerang Kota di Lampung Utara

Selasa, 19 Maret 2019 - 07:35 WIBPUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Setelah lima tahun buron, seorang mantan supir angkot B.02 jurusan Ciledug-Cikokol yang dituduh telah membunuh supir angkot lainnya ditangkap petugas Polsek Tangerang Kota. Tersangka bernama Rifki (22 tahun) itu ditangkap di kediaman orang tuanya di Menggala, Tulang Bawang, Lampung, Rabu (13/3/2019) lalu.Rifki melakukan pembunuhan terhadap Feby Hermanto (24 tahun) di dekat pompa bensin di Pengayoman, Tangerang, pada 1 Mei 2014, lantaran kesal penumpangnya diambil korban. Setelah menusuk mati korbannya, Rifki menghilang dari Kota Tangerang."Tim Resmob Polsek bekerja sama dengan Tim Resmob Restro Tangerang Kota melakukan penyelidikan dan pengejaran ke daerah Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung Utara. Namun sekitar 10 hari di daerah Menggala Kab Tulang Bawang pelaku belum berhasil diamanakan," kata Kasubbag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim, Senin (18/3/2019) malam ini.Kapolsek Tangerang Kota, Kompol Ewo Samono menjelaskan, Rifki lari ke sejumlah kota di Indonesia karena takut ditangkap polisi. Setelah lima tahun melalang buana, Rifki kemudian ke rumah orangtuanya di Menggala. "Dia (Rifki) baru kembali, kami dapat informasi, baru kami tangkap ke sana. Memang terus kami pantau rumahnya, namanya pelaku pembunuhan," kata Kapolsek.Saat ini, Rifki diperiksa di Polsek Tangerang Kota. Polisi memanggil saksi-saksi yang lima tahun lalu memberi keterangan terkait pembunuhan tersebut. Selengkapnya

BERITA TERKINI

Nasib Sembunyi dalam Septic Tank Saat Terpergok Hendak Mencuri di Setu Bekasi

PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Puluhan warga mengepung diduga pelaku pencuri di rumah warga di Kp Serang RT 01 RW 05, Desa Tamanrahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, pada Senin (18/3/2019) tengah malam. Pelaku yang diketahui bernama Nasib, saat terpergok langsung kabur dan bersembunyi di septic tank yang masih dalam area pekarangan warga.Warga yang telah mengepung mencari dan mendapati pelaku sedang bersembunyi di septic tank. "Iya ada kejadian diduga ingin melakukan pencurian, tetapi keburu ketahuan warga. Pelaku bersembunyi tapi diberhasil ditemukan dan diamankan warga," kata Kapolsek Setu AKP Wahid Key, saat dikonfirmasi, Selasa (19/3/2019).Ada pun kronologisnya, kata AKP Wahid, ketika itu, warga bernama Dede Saepulloh melihat pelaku yang diketahui bernama Nasib masuk ke perkarangan warga milik Saipudin. Dede langsung melaporkan kejadian ke Banbinsa dan anggota Polsek Setu."Dede awal lihat diduga pelaku langsung teriak, panggil warga lainnya maupun hubungi aparat setempat. Saat dicari diberbagai sudut ditemuka didufa pelaku ada di sumur kotoran," jelasnya.Anggota Polsek Setu bersama Koramil dan warga kemudian mencari sepeda motor yang digunakan oleh terduga pelaku pencurian. Sepeda motor pelaku pun ditemukan disemak-semak dalam keadaan terjatuh."Setelah berhasil diangkat diduga pelaku ini, anggota polsek mencari sepeda motor milik Nasib dan ditemukan disemak-semak pohon bambu," ungkapnya.Ada pun dalam kejadian ini, tidak ada barang yang hilang di rumah maupun perkarangan warga atau belum ditemukan barang bukti kejahatan yang dilakukan Nasib."Diduga pelaku kita amankan di Polsek untuk pemeriksaan dan penelusuran lebih dalam. Apakah pernah mencuri di lokasi lain. Kalau dilokasi semalam kemugkinan diduga pelaku belum sempat melakukan perbuatan pencurian," paparnya.Satu unit Sepeda motor merek Honda Beat warna hitam Nomor Polisi B- 4641-KKW dimilik laki-laki yang diduga pelaku ikut diamankan di Polsek Setu.

Para Pembajak Truk Tangki BBM Pertamina Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Rabu, 20 Maret 2019 - 07:56 WIBPUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan lima tersangka kasus pembajakan truk tangki BBM Pertamina yang digunakan untuk demonstrasi di Depan Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (19/3/2019).Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, bahwa dari lima orang yang telah ditetapkan jadi tersangka kasus pembajakan itu satu diantaranya disebut sebagai otaknya yaitu N yang sudah ditetapkan kemarin bersamaan dengan M. Sedangkan tiga pelaku lagi yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka yaitu TK, WH, dan AM.Hingga saat ini, polisi masih memeriksa lima pelaku lagi yang statusnya masih saksi atau belum ditetapkan jadi tersangka. “Masih ada beberapa yang dilakukan pemeriksaan namun hanya sebagai saksi,” ujar Kabid Humas menambahkan, di Jakarta, Selasa (1903/2019).Masih menuturan Kabid Humas, terdapat dua lokasi tempat pembajakan truk. Yaitu di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, dan di Jalan Artha Gading, Jakarta Utara. Saat itu, mobil hendak mendistribusikan solar ke Tol Merak dan Tol Jagorawi.Kabid Humas melanjutkan, tersangka dalam kasus ini kemungkinan masih bisa bertambah, di mana sejauh ini memang masih ada 12 orang lagi yang buron, yang diduga turut terlibat dalam aksi pembajakan itu."Ada sekitar tujuh orang (TKP pertama) sedang kita cari. Ada juga lima orang (TKP kedua). Jadi 12 orang. Kemungkinan bisa bertambah bergantung pengembangan penyidikan. Perannya nanti diketahui saat sudah kita tangkap," jelas Kabid Humas.Menurutnya, barang bukti yang disita antara lain sejumlah handphone dan truk tangki yang mengalami kerusakan. Para pelaku akan dikenakan Pasal 365, 368, 170 KUHPidana dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.Sebelumnya, sejumlah massa ‘Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki’ membajak dua mobil tangki milik PT. Pertamina. Dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu berukuran 32 Kilo Liter (KL). Dalam dua mobil tangki BBM itu berisi biosolar dalam kondisi penuh.

Dua Orang Terluka Dalam Kebakaran Sebuah Rumah Kontrakan di Koja

Rabu, 20 Maret 2019 - 08:16 WIBPUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sebuah rumah kontrakan berlantai dua di Jalan Mahoni, Lagoa, Koja, Jakarta Utara hangus terbakar, Selasa (19/3/2019) sore pukul 18.30 WIB.Kanit Reskrim Polsek Metro Koja, AKP Andry Suharto menyebutkan, dua orang luka-luka dalam peristiwa tersebut."Dua korban adalah pengontrak di rumah itu. Keduanya alami luka bakar di sekujur tubuh," ujar AKP Andry.Menurut AKP Andry, kedua korban sudah dalam perawatan di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Utara.AKP Andry menjelaskan, kebakaran bermula saat pengantian tabung gas. "Jadi korban sedang memasak bubur dengan menggunakan dua kompor. Kebetulan salah satu kompor kehabisan gas. Saat melakukan penggantian gas, kompor yang lain masih menyala dan menyambar selang gas tersebut," papar AKP Andry."Proses pemadaman mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran," imbuhnya.

Setelah 5 Tahun Buron, Supir Angkot yang Bunuh Rekannya Ditangkap Polsek Tangerang Kota di Lampung Utara

Selasa, 19 Maret 2019 - 07:35 WIBPUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Setelah lima tahun buron, seorang mantan supir angkot B.02 jurusan Ciledug-Cikokol yang dituduh telah membunuh supir angkot lainnya ditangkap petugas Polsek Tangerang Kota. Tersangka bernama Rifki (22 tahun) itu ditangkap di kediaman orang tuanya di Menggala, Tulang Bawang, Lampung, Rabu (13/3/2019) lalu.Rifki melakukan pembunuhan terhadap Feby Hermanto (24 tahun) di dekat pompa bensin di Pengayoman, Tangerang, pada 1 Mei 2014, lantaran kesal penumpangnya diambil korban. Setelah menusuk mati korbannya, Rifki menghilang dari Kota Tangerang."Tim Resmob Polsek bekerja sama dengan Tim Resmob Restro Tangerang Kota melakukan penyelidikan dan pengejaran ke daerah Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung Utara. Namun sekitar 10 hari di daerah Menggala Kab Tulang Bawang pelaku belum berhasil diamanakan," kata Kasubbag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim, Senin (18/3/2019) malam ini.Kapolsek Tangerang Kota, Kompol Ewo Samono menjelaskan, Rifki lari ke sejumlah kota di Indonesia karena takut ditangkap polisi. Setelah lima tahun melalang buana, Rifki kemudian ke rumah orangtuanya di Menggala. "Dia (Rifki) baru kembali, kami dapat informasi, baru kami tangkap ke sana. Memang terus kami pantau rumahnya, namanya pelaku pembunuhan," kata Kapolsek.Saat ini, Rifki diperiksa di Polsek Tangerang Kota. Polisi memanggil saksi-saksi yang lima tahun lalu memberi keterangan terkait pembunuhan tersebut.

LAPORAN MASYARAKAT

Korban Penipuan IT

jadi kemaren ada yg telp ngaku2 org pusat grab nyuruh saya aktifin akun ovo saya, saya ngikut aja tuh, aktifinnya dgn cara tf dulu ke bank nobu trus katanya nanti uangnya masuk ovo, dia minta 900+ buat aktifin doang, saya aktifin akun ovo itu, udah . . .

penggelapan, penipuan dan narkoba

saya korban penggelapan penipuan di daerah tebet jaksel. dan saya sudah lapor polda metro jaya namun belum di BAP, dengan nomor : TBL/1629/III/PMJ/Dit.Reskrimum. selama saya 3 hari di jakarta menunggu unit mobil yg dijanjikan saya di putar putar ol

Penyalah gunaan wewenang anggota kepolisian

Mengaku anggota Polda Metro Jaya, TKP di Kantor Developer PT Tajul Gabeka Jabar, diwilayah sipil tanpabsuratvtugas, tidak mau menyebutkan nama dan jabatan, mengintimidasi orang sipil. Kami ada bukti fotonya. Mohon kiranya dapat di bantu. . . .

DC Pinjaman Online Meresahkan

Selamat sore, kapan pak para penagih pinjaman online ditindak lanjuti lebih dalam lagi soalnya banyak sekali masyarakat baik yang bersangkutan maupun yang gak bersangkutat resah akibat penagihan dengan cara yang merugikan. Penagihan selalu mengintimi

Sms dan wa ancaman dari aplikasi pinjaman online

Dear pak polisi, Pak..saya ingin melaporkan ancaman dan tekanan dari para debt kolektor pinjaman online yang ternyata mereka tidak terdaftar OJK Saya memang menunggak pembayaran dikarena kan januari akhir, ibu saya sakit sampai harus endoskopi . . .

Laporaan atas Penipuan

Laporan Atas Tindakan Penipuan dengan Transfer Biaya 25.000.000,- dengan meloloskan adik saya sebagai penerimaan Tes TNI-AL dan dana sdh di setor kemarin sore...saya harap kepada Jajaran Polda Metro Jaya untuk mencari tau Pelaku Penipuan semoga di pr

bullyan

tolong cek youtube persija vs kepri hari ini tgl 23 januari 2019, disana banyak yang propokasi dengan kata- kata tidak menyenangkan . . .

pengaduan fintech

no telp dr fintech tersebut yg meneror saya serta kontak saya beserta yg menyebarkan data saya uangeacheon +6282114355561

pengaduan fintech

saya adroka memohon bantuan bapak ibu polda metrojaya sekiranya dapat membanti saya. saya ingin mengadukan fintech ilegal yg meneror keluarga dan nomor kontak do hp saya. dengan ini memohon bapak ibu sekiranya dapat mmbantu saya krna mereka tla . . .

pengaduan pembajakan akun sosmed dan pencemaran nama baik

saya mau melapor ats kejadian ini saya merasa dirugikan dan membuat malu karna pembajakan yg dilakukan sesorang terhadap saya dr akun facebook dengan menulis status yg merugikan saya dan perbuatan tidak menyenangkan saya mau membuat pelaku jera denga